Articles in the News Category
News »
hanya tinggal setengah periode…………….heemmmm, betapa lega hati ini akhirnya hanya tinggal satu periode saja. ya betul hanya tinggal setengah periode saja. Tahun depan 2012. Setahun kemudian 2013, maka segera laporan pertanggungjawaban, dan kemudian usailah periode ini. Kaderisasi telah dijalankan maka pergantian kepengurusan akan segera dilakukan dan kami akan terbebas dari tugas. Itulah kami (heee…………..)
Sangat berbeda. Sungguh sangat berbeda. Ketika kami berbicara tentang pengandian kepada masyarakat berdasarkan sudut pandang kami sebagai warga Nasyiatul Aisyiyah sejati. Maka yang kami bicarakan adalah pengabdian yang sebenarnya kepada masyarakat. Penih kerelaan hati, kami sediakan waktu, energi dan materi untuk beribadah di jalan Allah melalui organisasi otonom Muhammadiyah. Kami tuangkan tiap - tiap kemampuan kami untuk kebaikan masyarakat. Tidak ada keuntungan yang kami dapatkan. Hanya senyum ikhlas dan doa ketulusan yang kami dapatkan dari mereka - mereka yang telah merasakan setiap kebaikan Allah yang diutus melalui kami. Kami sangat berbeda, dengan pengabdian yang lainnya, yang mengatasnamakan kepentingan rakyat dan kepentingan rakyat serta perwakilan rakyat.
Perjalanan kami hanya tinggal separoh lagi. Sebagian program kerja yang telah kami rencanakan telah kami jalankan dengan sebaik- baiknya sesuai dengan batas kemampuan kami. Sebagian program yang lainnya akan kami pada separoh perjalanan ke depan. Tentu saja tetap sesuai dengan batas kemampuan kami.
Usia pengurus Nasyiah merupakan usia produktif. Rentang usia 22 - 35 tahun. Pada saat kelompok perempuan merencanakan kehidupan yang matang. Membentuk keluarga, melaksanakan sunnah, menggenapkan agama. Namun, sungguh luar biasa ditengah kesibukan sebagai wanita pekerja karena tuntutan zaman yang serba kapitalis dan menjadi ibu serta istri, pengurus Nasyiah tetap menyempatkan waktunya untuk melaksanakan amanah persyarikatan. Jadi mohon dimaklumi, apabila terjadi grafik naik turun didalam kepengurusan dan pelaksanaan program (salah satunya ada pengurus yang cuti karena melahirkan).
Separoh periode kepengurusan ini akan diakhiri dan diawali dengan musyawarah kerja wilayah, yang Insya Allah akan diadakan di Surabaya, hari ahad 25 - 26 Juni 2011. Bersamaan dengan itu diadakan kegiatan pelatihan jurnalistik. Musykerwil akan dihadiri oleh teman - teman pengurus Daerah. Kita akan adakan reuni Nasyiah Jawa Timur. Semoga dengan musykerwil ini, tali silaturahim antar pengurus Nasyiah daerah di provinsi Jawa Timur semakin kuat dan solid
Albirrumanittaqo
News »
Segenap Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah
Menyampaikan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan
Semoga Nilai Ibadah Kita Pada Ramadhan Ini Semakin Meningkat
Dan Semoga Kita Dipertemukan Dengan Ramadhan Tahun Depan
Al Birrumanittaqo
News »
Innalillahi wa Innailaihi rojiuun
Segenap Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur
Mengucapkan turut berbelasungkawa atas meninggalnya
Bapak Nidhom Hidayatulah
Ibu Fira Bernata (Istri Pak Din Syamsudin)
Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT, Amien
Dan bersiaplah kami untuk mengemban sebagai pimpinan umat kelak, menjadi penyambung estafet perjuangan Muhammadiyah untuk mewujudkan cita - cita Muhammadiyah
News »
Ada yang menarik ketika kemaren sore menghadiri acara yang diadakan oleh bidang ekonomi Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah di hotel UMM Inn, hari Sabtu, 8 Mei 2010, yaitu keinginan mendasar dari teman2 Pemuda untuk memiliki amal. Acara yang berjudul Jaringan Ekonomi dan Sosial Pemuda Muhammadiyah “Membangun Jejaring Ekonomi dan Sosial Dalam Rangka Membentuk Kemandirian Pangan” , ini merupakan upaya yang jemput bola yang terhadap program yang digulirkan oleh pemerintah melalui Fakultas Peternakan dan Perikanan UMM. Pemerintah mengeluarkan program SARJANA MASUK DESA (SMD), dengan mendapatkan dana hibah 300 juta.
News »
Sabtu-Ahad, 17-18 April 2010, bertempat di Gedung AR Fachrudin Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, berlangsung Seminar Pra Muktamar dengan tema “Perspektif, Orientasi dan Strategi Gerakan Perempuan Muhammadiyah”. Sungguh sebuah kesempatan yang sangat berharga, ketika PWNA Jatim diajak turut serta oleh PWA Jatim menghadiri acara tersebut sebagai wakil dari Jawa Timur. Semoga ini adalah wujud keseriusan ‘Aisyiyah dalam upaya pembinaan kader.
News »
Setalah lama tak terdengar kabarnya - setidaknya ini yang PWNA rasakan, karena tidak berpartisipasi pada beberapa kali acara koodinasi PDNA se-Jatim - akhirnya Nasyiah Kab Malang bisa mengadakan forum silaturahmi pada tanggal 4 April 2010. Bertempat di aula PDM Kab Malang, acara yang difasilitasi oleh PWNA dengan nama Turba dan Musyda ini dihadiri kurang lebih 35 orang perwakilan PCNA se Kabupaten Malang.
News »
Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah Jawa Timur memiliki komitmen yang kuat untuk melahirkan kader – kader mubalighot sebagai kekuatan ujung tombak perjuangan mewujudkan tujuan Muhammadiyah yaitu mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar – benarnya. Aplikasi dari komitmen ini diawali dengan mengadakan Training of Trainer Mubalighot I. Acara ini diadakan pada hari Jumat dan Sabtu, tepat pada tanggal 12 – 13 Rabiul Awwal 1431 H/26 – 27 Februari 2010. Kegiatan ini dilaksanakan di Wisma Sejahtera Surabaya. Tema dari kegiatan ini adalah “Mencetak Mubalighot Berkarakter dan Bersemangat Kebangsaan”.

Training of Trainer Mubalighot I diikuti kurang lebih 50 orang peserta dari perwakilan PD Nasyiah di Jawa Timur. Peserta mendapatkan materi yang berhubungan dengan strategi dan pengembangan dakwah di ranah akar rumput. Adapun materi yang disampaikan dalam kegiatan ini antara lain Pengantar ilmu dakwah dan profil mubalighot yang berkarakter kebangsaan, MKCH dan Kepribadian Nasyiah, Psikologi Sosial dan Massa, Menejemen dan Strategi Dakwah, Retorika, Telaah Referensi Dakwah daan diakhiri dengan Mikro Tabligh.
Kegiatan Training of Trainer Mubalighot I dibuka oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur, yang diwakili Bapak Najib Hamid. Pada pidato pembukaannya, beliau berpesan agar pimpinan Nasyiah harus memiliki semangat untuk memanfaatkan waktu sebaik – baiknya yaitu dengan selalu tepat waktu setiap mengadakan kegiatan, selain itu pimpinan Nasyiah harus bersedia menahan diri dari segala keburukan yang ada di lingkungan masyarakat, selalu berusaha untuk melaksanakan perintah yang si nashkan dalam Al Quran dan Hadits serta khittah perjuangan Muhammadiyah. Dalam pidato pembukaan tersebut, juga terungkap kekhawatiran tentang Nasyiah 10 tahun kedepan apakah masih ada ataukah hanya tinggal nama. Oleh karena itu Nasyiah harus selalu mengadakan reproduksi kader, dengan harapan Muhammadiyah dan Nasyiah tidak ditinggalkan oleh masyarakat.
Pada kesempatan tersebut juga diadakan sosialisasi Program Kursus Calon Pengantin dari Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur. Dalam sosialisasi ini Nasyiah mendapatkan kehormatan yang luar biasa, karena materi sosialisasi disampaikan langsung oleh Drs. H.M. Asyhuri, MM selaku Kepala Bidangan Urusan Agama Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Jawa Timur. Di tengah kesibukannya beliau bersedia menyediakan waktunya untuk mengisi Stadium General kegiatan Training of Trainer Mubalighot I, karena beliau merasa memiliki keterikatan dengan Muhammadiyah dan Nasyiah. Dalam kesempatan tersebut beliau menyampaikan tentang tata cara perkawinan yang sesuai dengan UU RI No. 1 tahun 1974 tentang perkawinan, dengan harapan peserta Training of Trainer Mubalighot I, mengetahui tatacara yang benar tentang perkawinan yang sesuai dengan UU agar tidak mengalami penyesalan setelah terjadi proses perkawinan. Beliau juga menyampaikan agar menghindari perkawinan sirri, karena sangat merugikan kaum perempuan, beliau sangat menegaskan agar pernikahan dicatatkan di Kantor Urusan Agama, karena apabila terjadi kegagalan dalam berumahtangga, permasalahan tersebut bisa diselesaikan secara hukum. Saat ini kantor pengadilan Agama mencatat naiknya jumlah kasus perceraian. Adapun sebab – sebab terjadinya perceraian antara lain adalah poligami, KDRT, perselingkuhan, ekonomi, menikah pada usia muda dan pernikahan karena dijodohkan oleh orang tua.
Peserta pelatihan Training of Trainer Mubalighot I begitu antusias mengikuti materi pelatihan dari awal hingga akhir penutupan kegiatan. Tak lupa pula masing – masing dari peserta pelatihan diharapkan untuk mengadakan pelatihan serupa di tingkat Daerah, Cabang dan Ranting dengan harapan kegiatan ini bisa mencetak kader – kader Daiyah Nasyiah yang berkualitas dan siap diterjunkan di masyarakat. Sehingga nama Nasyiah dan Muhammadiyah akan tetap ada di masyarakat hingga 100 tahun ke depan. (nurul fitria)
News »
Setelah merdeka selama 64 tahun, Indonesia telah banyak meraih kemajuan di bidang politik, ekonomi, sosial budaya dan keagamaan. Hal ini ditunjukkan dengan perkembangan demokrasi, peningkatan pendapatan perkapita, penguatan integrasi sosial, pemerataan pendidikan dan kesemarakan kehidupan keagamaan. Kemajuan tersebut ditandai dengan pengakuan oleh dunia internasional. Stamina spiritual dan intelektual bangsa ini tidaklah kalah bila dibandingkan dengan bangsa-bangsa lain. Namun energi positif itu sampai batas tertentu terbuang sia-sia karena ketidaksungguhan dan berbagai kesalahan kolektif, yang terkait dengan melemahnya visi dan karakter bangsa.
News »
Keluarga besar AMM Jawa Timur telah menyelenggarakan seminar kebangsaan dalam rangka menyikapi isu sosial yang terjadi saat ini yaitu mengenai berkurangnya kaum muda dalam menyuarakan aspirasi ataupun mengkritisi kebijakan pemerintah yang dirasa tak sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
News »
Nasyiah memang organisasi perempuan, yang di dalamnya sudah pasti berkumpul para perempuan yang ingin berdaya dan memberdayakan sesamanya. Ada sebuah semangat dalam pergerakan ini yaitu bagaimana bisa menjadi manusia yang bermanfaat bagi orang lain dan lingkungan sekitar.
